Langsung ke konten utama

Cangkriman

Aku sangat menyayangi dia Tuhan
Apa dia tahu itu?
Aku sangat mencintai dia Tuhan
Apa dia tahu itu?.
Aku sangat menghormati dia
Apa dia bisa tahu?
Aku sangat menghargai keputusannya
Apa dia bisa paham?
Aku sangat ingin berubah untuk dia
Apa dia juga begitu?
Aku sangat memberikan yang terbaik untuk dia
Apa dia juga tahu?
Aku sangat ingin selalu bersama dia
Apa dia serius dengan ucapannya?
Aku merasakan apa yang tidak aku rasakan dengan yang dulu
Apa itu benar adanya?
Aku mencintaimu untuku itu aku percaya padamu
Apa itu sungguh-sungguh?
Aku harus bisa kuat untukmu
Apa itu sungguh-sungguh?
Aku ingin hubungan ini saling membangun kedepannya
Apa itu sungguh-sungguh?
Aku sangat mencintaimu dengan hati yang tulus
Apa itu sungguh-sungguh?
Apa mungkin kita bisa selalu bersama?
Ingat semua yang kita ucapkan
Saling membangun, saling melengkapi, saling memahami
Nyatanya sebelum Badai itu datang
Kita selalu menunggu perdebatan
Yang katanya ini untuk memperkuat hubungan
Lucu sekali rasanya
Hubungan yang berjalan dengan baik namun harus diuji dengan diri sendiri
Itukah sebuah keyakinan?
Atau ini hanya sebuah alasan karena kau sudah mulai bosan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengar Manusia

lalu jikalau malam minggu apa yang berubah bisanya aku merasakan apa itu namanya kesepian bisanya aku merasakan apa itu namaya kegundahan bisanya aku ikut serta dalam peran kegalauan lalu siapa yang menyebabkan itu terjadi  aku merasa kuat untuk diri sendiri aku yakin tidak akan mengharapkan siapapun sampai aku sendiri jelas dengan hidup sampai aku yakin kapan harus kembali membuka hati lalu sisanya penuh ketakutan takut kalau aku ini salah takut kalau aku ini terlambat takut kalau aku ini sebenarnya hanya menghindar memegang kendali untuk hidup sendiri menata kembali untuk hidup kedepan memulai kembali dari dasar rasa yakinku semakin pudar  rasa percayaku semakin sirna  aku tidak mendapatkan  menyerangku dan meragukanku begitu lemah dan rapuh kalau kata mereka, terus mencoba terus mulai lagi tapi apa mereka merasakannya? apa mereka benar ingin membantuku? mendengar manusia sedangkan Tuhan belum mengatakan---

Talah

kenapa iya, setiap waktu yang sudah berlalu akan ada kata, kenapa waktu itu aku tidak melakukannya tapi ketika waktu itu berjalan,  aku tidak memikirkan untuk berbuat   rasanya sudah terlambat untuk memperbaiki semua coba dari awal kembali, rasanya tidak mungkin sudah dipertengahan jalan aku melangkah tapi aku belum bisa mendapatkan itu apakah ini buruk buat diri? mungkin beberapa kali aku menyesal berpikir ini akan mendatangkan masalah baru  tapi aku bisa merasakan bagaimana dulu, pada mulanya memandang bagaimana dulu, aku berperilaku   rasa nyaman ini bukanlah atas sebuah pencarian semua itu datang mengalir seperti air hujan, jatuh dan membasah sesuai rintiknya terkadang hanya sebuah gerimis yang mengundang tapi pernah juga seperti Gemuruh yang besar   perjalananku ini memang belum terlalu tapi aku bisa merasakan apapun yang terjadi, itu  memberi rasa bahwa pengertian yang ku rangkai dengan cepat adalah salah...