Langsung ke konten utama

Talah

kenapa iya, setiap waktu yang sudah berlalu

akan ada kata, kenapa waktu itu aku tidak melakukannya

tapi ketika waktu itu berjalan, 

aku tidak memikirkan untuk berbuat

 

rasanya sudah terlambat untuk memperbaiki semua

coba dari awal kembali, rasanya tidak mungkin

sudah dipertengahan jalan aku melangkah

tapi aku belum bisa mendapatkan itu


apakah ini buruk buat diri?

mungkin beberapa kali aku menyesal

berpikir ini akan mendatangkan masalah baru 

tapi aku bisa merasakan

bagaimana dulu, pada mulanya memandang

bagaimana dulu, aku berperilaku

 

rasa nyaman ini bukanlah atas sebuah pencarian

semua itu datang mengalir seperti air hujan,

jatuh dan membasah sesuai rintiknya

terkadang hanya sebuah gerimis yang mengundang

tapi pernah juga seperti Gemuruh yang besar

 

perjalananku ini memang belum terlalu

tapi aku bisa merasakan

apapun yang terjadi, itu  memberi rasa

bahwa pengertian yang ku rangkai dengan cepat

adalah salah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cangkriman

Aku sangat menyayangi dia Tuhan Apa dia tahu itu? Aku sangat mencintai dia Tuhan Apa dia tahu itu?. Aku sangat menghormati dia Apa dia bisa tahu? Aku sangat menghargai keputusannya Apa dia bisa paham? Aku sangat ingin berubah untuk dia Apa dia juga begitu? Aku sangat memberikan yang terbaik untuk dia Apa dia juga tahu? Aku sangat ingin selalu bersama dia Apa dia serius dengan ucapannya? Aku merasakan apa yang tidak aku rasakan dengan yang dulu Apa itu benar adanya? Aku mencintaimu untuku itu aku percaya padamu Apa itu sungguh-sungguh? Aku harus bisa kuat untukmu Apa itu sungguh-sungguh? Aku ingin hubungan ini saling membangun kedepannya Apa itu sungguh-sungguh? Aku sangat mencintaimu dengan hati yang tulus Apa itu sungguh-sungguh? Apa mungkin kita bisa selalu bersama? Ingat semua yang kita ucapkan Saling membangun, saling melengkapi, saling memahami Nyatanya sebelum Badai itu datang Kita selalu menunggu perdebatan Yang katanya ini untuk memperkuat hubungan Lucu sekali rasanya Hubungan ...

Dengar Manusia

lalu jikalau malam minggu apa yang berubah bisanya aku merasakan apa itu namanya kesepian bisanya aku merasakan apa itu namaya kegundahan bisanya aku ikut serta dalam peran kegalauan lalu siapa yang menyebabkan itu terjadi  aku merasa kuat untuk diri sendiri aku yakin tidak akan mengharapkan siapapun sampai aku sendiri jelas dengan hidup sampai aku yakin kapan harus kembali membuka hati lalu sisanya penuh ketakutan takut kalau aku ini salah takut kalau aku ini terlambat takut kalau aku ini sebenarnya hanya menghindar memegang kendali untuk hidup sendiri menata kembali untuk hidup kedepan memulai kembali dari dasar rasa yakinku semakin pudar  rasa percayaku semakin sirna  aku tidak mendapatkan  menyerangku dan meragukanku begitu lemah dan rapuh kalau kata mereka, terus mencoba terus mulai lagi tapi apa mereka merasakannya? apa mereka benar ingin membantuku? mendengar manusia sedangkan Tuhan belum mengatakan---