satu hari yang begitu singkat
satu hari yang aku nanti-nantikan
satu hari yang aku terka-terka,
dan tibalah
jujur aku menunggunya, aku selalu bertanya-tanya
apakah mungkin aku akan sebahagia itu
apakah mungkin aku kan benar-benar merasakan kasih
aku pikir aku akan benar-benar disayangi
tapi ternyata satu persatu, semuanya pergi
satu persatu membuat itu jelas
aku harus berhenti dan terima
dihari ini,
dihari Bahagiaku,
untuk pertama kalinya
aku merasa tangis tersedu
tidak ada yang spesial
tidak ada yang menganggap itu ada
aku semakin kecil ketika umurku semakin besar
keberanianku semakin hilang ketika aku terus berharap
kemalasanku semakin besar ketika aku terus berusaha
aku seperti yang terlupakan
layak hembusan angin yang terlewat
manusia bodoh
menyedihkan dan menakutkan
tidak memiliki harapan dan jatuh pada lantai paling dasar
lalu siapa yang akan mengangkatku kembali
tinggallah diri Tua ini.
Komentar
Posting Komentar